Home Tekno News Google Chrome Lindungi Pengguna Dari Bahaya

Google Chrome Lindungi Pengguna Dari Bahaya

Google Chrome lindungi pengguna dari dari file berbahaya

Siapakah yang tidak tahu tentang Google Chrome? Hampir Semua orang di dunia ini menggunakannya sebagai browser utama. Sebagai pengguna yang banyak Google Chrome Lindungi Pengguna dari hal yang berbahaya.

System keamanan dari kunci keberhasilan sebuah browser. Mengapa? Karena siapa yang akan menggunakan browser tersebut jika diketahui tidak aman. Kita melakukan browsing dengan menggunakan browser. Tidak hanya sekedar browsing saja, hampir semua transaksi kita lakukan melalui browser.

Hal – hal apa saja yang biasa kita lakukan melalui browser? Kita mulai dari yang terkecil, membuka media sosial seperti facebook ataupun twitter. Selain pemilik media sosial berperan terhadap keamanan data, browser juga menentukan keamanan tersebut. Hal lain yang harus hati – hati ketika menggunakan sarana kartu kredit di situs belanja online.

Baiklah sahabat sekarang kita akan membahas tentang browser dari Google yaitu Chrome. Apakah Google Chrome itu? Hingga bagaimana mereka bisa mengamankan penggunanya.

Apakah Google Chrome itu?

Berdasarkan dari Wikipedia,  Google Chrome merupakan browser yang di rilis oleh Google pada tahun 2008 yang silam. Pada awalnya Google chrome didevelop untuk pengguna Windows saja. Tidak berapa lama muncul juga untuk versi lain yang bisa berjalan di Linux, macOS dan Android. Untuk saat sekarang ini Google Chrome telah menjadi browser multi-platform.

Google chrome lindungi pengguna dari file download berbahaya

Seperti yang kami kutip dari Liputan 6, beberapa waktu lalu Google telah melakukan perbaikan atau update untuk browser Google Chrome. Hal ini dilakukan untuk melindungi pengguna dari peretasan. Melalui system yang bernama Google Advanced Protection Program, mereka melakukan perbaikan system keamanan.

Apakah langkah yang harus dilakukan oleh pengguna? Pengguna harus melakukan sinkronisasi akun Google dengan Google Chrome. Hal ini dilakukan supaya Google Chrome bisa melakukan perlindungan terhadap file download yang berbahaya. File yang dianggap berbahaya tersebut akan diblokir oleh Google Chrome dan tidak akan bisa diakses.

Hal tersebut dilakukan untuk mecegah pengguna dari file yang menipu dan berpotensi sebagai malware. Tidak bisa kita bayangkan ketika sebuah malware menyerang komputer kita.

Cara peretasan yang dicegah Google Chrome

malware yang bisa menyerang komputer berada di dalam fileNah bagaimana teman – teman, Google Chrome begitu ketatnya melindungi dari file “jahat”. , kita juga harus selalu waspada terhadap file yang mencurigakan. Seperti yang kita telah bahas sedikit tadi bahwa peretasan terhadap pengguna berawal dari sesuatu yang kecil. Seperti file download yang kita tidak tahu file tersebut aman atau tidak.

Saya yakin teman – teman pernah atau bahkan sering download software hasil bajakan. File semacam ini yang dimaksud oleh Google Chrome mempunyai potensi yang besar untuk disusupi malware. Software bajakan bisa menjadi wadah yang sangat lezat bagi penyerang untuk melakukan infeksi terhadap komputer kita.

Apa yang terjadi ketika komputer kita telah disusupi malware? Data – data yang berada di dalam komputer kita bisa menjadi “sandera” oleh penyerang. Tentu ingat kasus ketika ransomware melakukan “sandera” data – data penting korbannya. Kemungkinan lain akan terjadi pencurian data yang dilakukan oleh pelaku peretasan.

Tips untuk terhindar dari tindakan peretasansaran untuk pengguna internet, selalu hati-hati ketika browsing

Saya akan share 5 tips yang mungkin berguna untuk bisa sahabat terapkan dalam kegiatan berinternet. Jika sahabat punya saran atau tips yang lain, bisa disampaikan di kolom komentar.

  1. Update selalu anti virus yang ada di komputer sahabat ikirangga.
  2. Selalu waspada terhadap file atau data – data yang mencurigakan.
  3. Simpanlah rasa penasaran sahabat ketika ada e-mail yang masuk dan ada link yang harus diklik. Siapa tahu itu adalah trik dari si pelaku untuk memancing kita mengaktifkan malware yang sudah mereka kirim.
  4. Jangan mengunjungi situs – situs yang dilarang oleh agama. Saya tidak akan sebutkan karena sahabat sudah dewasa, situs apa yang saya maksud.
  5. Jangan menyimpan informasi kartu kredit pada sebuah situs e-commerce atau belanja online. Ini untuk pencegahan saja, bukan tidak mungkin ada pihak – pihak tertentu yang memanfaatkannya.

Itu adalah bentuk perlindungan Google Chrome terhadap penggunanya. Kita sebagai juga harus selalu waspada terhadap kegiatan yang ada di internet.

Terima kasih sudah mengunjungi Ikirangga Blog, saya harap artikel yang dibagikan di sini bermanfaat untuk kita semua. Sahabat juga bisa share ke sosial media, supaya orang lain mendapat manfaat dari artikel ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here